Set Location

Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location

Popular Locations
Random Submit
[Set Your Location] / Home / Articles / Berbuka Dengan Yang... Pedas?!
Goorme is Location-Friendly! You may change your location and the results will be adjusted. It's helpful for travelers, or in planning your next culinary trip.
Baking Some Results... (Please be patient!)

Create Your Taste Profile and Get Personal Culinary Recommendations!

Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Please rate...
Please rate...

Berbuka Dengan Yang... Pedas?!

Selama ini kita selalu mendengar bahwa berbuka sebaiknya dengan yang manis-manis, tapi ternyata di Sumatra Utara, umat Muslim berbuka dengan bubur pedas. Tradisi makan bubur pedas untuk berbuka puasa ini ternyata sudah dilaksanakan turun temurun, mengikuti tradisi Kesultanan Deli. Memasak bubur khas Melayu ini pun tidak bisa dilakukan sembarangan, selain membutuhkan waktu memasak yang lama, butuh keahlian dan juru masak khusus untuk membuatnya.

Di beberapa Masjid di Sumatra Selatan, bubur ini dibagi-bagikan gratis kepada umat yang datang untuk berbuka bersama di masjid. Malah, ada banyak yang sengaja datang hanya untuk menikmati bubur pedas untuk berbuka ini, lho! Misalnya di Masjid Raya Al-Maksum, Medan, Sumatra Utara, juru masak harus menggunakan 20 kilo beras lebih setiap harinya untuk membuat 1000 porsi bubur untuk dibagikan.

Tidak hanya di Medan, namun juga di Langkat ada kebiasaan untuk membagikan bubur pedas untuk berbuka di Masjid. Bedanya, bubur pedas di Langkat dibuat dari beras yang sudah lebih dahulu diolah dengan menggunakan kunyit,  jahe, pisang ubi dan wortel serta beragam rempah dan larutan santan. 

Akan tetapi, sekarang tidak mudah mendapatkan bubur pedas ala Kesultanan Deli. Hal itu disebabkan karena sangat sulit menemukan bumbu lengkap sesuai dengan resep asli bubur pedas ala Sultan. Masyarakat kini lebih sering menyebutnya dengan Bubur Sup. Hmm...

Bagaimana ya rasanya berbuka dengan yang pedas?

N/A
0 0
Based on 1 Reviews
Share
More
  • 18 August 2010 @ 11:36 pm
  • Report
Attention! E-mail address is required

Please Leave a Tip

Captcha Code Please type in the text on the image. Can't read it? Refresh
Subscribe? Get reply updates via e-mail
Sort: Latest Oldest

1 Comment

Baking Some Results... (Please be patient!)