Set Location

Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location

Popular Locations
Random Submit
[Set Your Location] / Home / Articles / Khas Papua: Papeda
Goorme is Location-Friendly! You may change your location and the results will be adjusted. It's helpful for travelers, or in planning your next culinary trip.
Baking Some Results... (Please be patient!)

Create Your Taste Profile and Get Personal Culinary Recommendations!

Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Please rate...
Please rate...

Khas Papua: Papeda

Sewaktu duduk di sekolah dasar, kita diberitahu bahwa makanan pokok masyarakat Indonesia adalah nasi. Tetapi, khusus di wilayah Maluku dan Papua, makanan pokok di sana adalah sagu.

Ya, sagu memang menjadi makanan utama penduduk Maluku dan Papua karena pohonnya tumbuh di hampir semua wilayah di sana. Sagu ini sering diolah menjadi bubur sagu, atau disebut juga Papeda.

Papeda dibuat dengan memasukkan tepung sagu ke dalam air biasa hingga cair. Kemudian, disiram air mendidih sambil diaduk hingga merata. Papeda dikatakan sudah matang jika sudah terlihat bening. Jika ada yang masih berwarna putih susu, berarti belum matang.   

Setelah jadi, papeda akan terlihat mirip lem kanji. Papeda dihidangkan dalam semacam periuk besar yang disebut sempe, dan alat yang digunakan untuk mengambilnya adalah sejenis sumpit yaitu gata-gata.

Papeda seringkali dinikmati bersama sayur ikan kuah kuning. Ikan yang digunakan biasanya ikan tongkol atau ikan mubara. Namun, bisa juga digunakan ikan kakap, kerapu, tuna, bahkan cakalang. Di dalam kuah kuningnya mengandung kunyit, cabe merah, dan jeruk nipis. Tak hanya ikan kuah kuning, cah kangkung bunga pepaya juga sering hadir menemani papeda.

Bagaimanakah rasanya?
Sulit mendefinisikan rasa papeda. Ada yang bilang, rasanya seperti lem. Mungkin karena teksturnya. Papeda disajikan dengan kuah kuning karena selain memberi rasa pedas asam, kuah ini juga mencegah papeda lengket di piring dan sendok.  

FYI, warga Papua pernah memecahkan rekor MURI dengan mengikuti kegiatan makan papeda terbanyak.  Acara yang terselenggara tanggal 16 Maret 2010 di Jayapura ini diikuti oleh sekitar 6000 peserta. Tak hanya warga lokal, warga dari daerah lain seperti Maluku, Sulawesi Selatan, dan Jawa pun ikut menikmatinya.

Penasaran? Tak perlu jauh-jauh ke Papua jika ingin mencicipi papeda. Di Jakarta, terdapat restoran yang menyediakan makanan khas wilayah Timur Indonesia termasuk papeda. Namanya Yougwa Restaurant. Restoran ini terletak di jalan Boulevard WA No. 31 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Yuk!


Referensi: Kaskuserr, Feri, Indowebster, Inilah.com, Priyantono Oemar

N/A
0 0
Based on 5 Reviews
Share
More
  • 02 August 2010 @ 11:16 am
  • Report
Attention! E-mail address is required

Please Leave a Tip

Captcha Code Please type in the text on the image. Can't read it? Refresh
Subscribe? Get reply updates via e-mail
Sort: Latest Oldest

5 Comments

Baking Some Results... (Please be patient!)