Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location
Baking Some Results...
Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Bicara soal kuliner Indonesia, sebetulnya tak bisa lepas dari kuliner negara lain. Ya, sebab aneka makanan yang kita nikmati saat ini tak lain dan tak bukan adalah kombinasi dari beragam kuliner beberapa bangsa. Siapa saja mereka? Tentu saja bangsa yang merupakan pendatang di Indonesia ini.
Bangsa Belanda, China, Timur Tengah, dan India, bisa dikatakan memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan kuliner Nusantara. Kalau diurut secara kronologisnya sih, justru bangsa India yang lebih dulu “menjajah” kuliner Indonesia. Baru kemudian disusul China dan Timur Tengah. Belanda serta Portugis yang menjajah kita belakangan, tidak mau ketinggalan memberi kontribusi pada kuliner kita.
Kenapa Jepang tidak? Kemungkinan besar, karena bangsa Jepang hanya 3,5 tahun saja menduduki Indonesia. Kurun waktu itu terlalu singkat buat memberi pengaruh pada citarasa makanan Nusantara. Baru pada akhirnya setelah merdeka dan bisnis makanan mengglobal, makanan ala Jepang mulai bertaburan di sini.
Apa buktinya bahwa kuliner Indonesia dipengaruhi bangsa asing?
Simpel saja, mie ayam yang kita santap itu asalnya dari mana? Apa iya orang Indonesia asli yang menemukannya? Tentu tidak. Sudah rahasia umum bahwa mie itu berasal dari negeri China. Lalu, roti, risoles, perkedel, apa iya asli buatan orang Indonesia? Ngga dong, itu makanan orang Belanda yang sudah sekian abad menjajah kita dulu.
Coba perhatikan, makanan khas urang awak Padang kok bumbunya kuat ya? Itu karena mereka banyak dipengaruhi kuliner Timur Tengah dan India yang berkari dan so spicy. Bagaimana dengan mie Aceh yang terkenal itu? Mie tapi spicy banget, wah perpaduan China dan Timur Tengah? Keren ya! Dan banyak lagi makanan lain yang tanpa kita sadari berasal dari negara lain, bahkan punya sejarah yang panjaaaaaang sekali.
Ya, mirip sama orangnya, makanan Indonesia ini terdiri dari beragam pengaruh bangsa dan etnis. Sangat menarik, sebab makin ke sini, makin beragam pilihan kuliner kita. Kini kita kenal sushi, steak, hamburger, spageti, pizza, hot dog, dim sum, dan aneka pilihan kuliner lain, seiring dengan globalisasi industri makanan. Tapi tetap saja kuliner Nusantara punya khas yang antara lain disebabkan pengaruh dari banyak bangsa “pendatang” itu tadi.
Selain Indonesia, negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura, memiliki kesamaan satu sama lain dalam hal cita rasa kulinernya. Kenapa? Sebab negara-negara ini sama-sama dipengaruhi kaum pendatang yang nyaris sama, demikian juga kondisi geografis, etnis, serta iklim dan cuacanya. Maka ngga heran kalau antara masakan Indonesia dengan Malaysia punya banyak kesamaan.
Wah, seru ya membahas seluk beluk makanan ini. Tidak cukup satu tulisan saja. Tenang, nanti akan saya ulas mengenai sejarah datangnya sejumlah “makanan asing” yang mempengaruhi kuliner Nusantara, di artikel berikutnya. ***
Please share what you know about this item. One short paragraph would be fine
Baking Some Results...