Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location
Baking Some Results...
Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Secara umum, laksa ada dua jenis, yaitu laksa kari dan laksa asam. Laksa kari menggunakan santan, sementara laksa asam tidak. Keduanya disajikan bersama mie. Mie yang paling sering digunakan untuk membuat laksa adalah bihun tebal, meskipun bihun beras tipis atau varian yang lain dapat juga digunakan.
Varian Laksa kari antara lain:
-Laksa lemak. Laksa ini banyak dipengaruhi oleh Thai Laksa (Laksa Thailand)
-Laksam. Meskipun seringkali menggunakan daging ikan, kadang-kadang bisa juga menggunakan belut. Laksam juga sering dimakan langsung dengan menggunakan tangan daripada peralatan makan karena sausnya yang sangat kental.
-Laksa Katong. Laksa ini berasal dari daerah Katong, Singapura. Mie yang digunakan biasanya dipotong kecil-kecil, sehingga dapat dimakan dengan sendok saja (tanpa garpu atau sumpit).
Sementara itu, Laksa asam tidak menggunakan santan. Rasa asamnya berasal dari buah asam (tamarind).
Varian Laksa asam antara lain Laksa Penang yang berasal dari Pulau Penang, Malaysia dan Laksa Perlis. Laksa Penang menggunakan ikan tenggiri. Sementara Laksa Perli menggunakan lele dan belut sebagai garnish.
Selain di Malaysia, laksa juga eksis di Indonesia dan Singapura. Singapura bahkan mempromosikan Laksa sebagai makanan khasnya.
Di Indonesia, yang paling populer adalah laksa Bogor. Kuahnya yang kental kekuningan terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, sereh, dan garam. Kuah tersebut lalu dimasukkan ke dalam mangkuk berisi bihun, ketupat, oncom halus, tauge, kemangi, ayam, udang, dan telur rebus. Laksa Bogor disajikan dengan sambal cuka.
Ada pula Laksa Betawi yang tidak jauh berbeda dengan Laksa Bogor. Laksa Betawi dari Jakarta ini disajikan dengan emping melinjo.
Berbeda dengan Laksa Betawi, Laksa Singapura tidak menggunakan lontong, melainkan mie kuning yang ukurannya besar. Rasa ebi dan terasinya lebih kuat, dan bumbunya tidak terlalu kental. Laksa ini disajikan dengan tambahan udang segar dan potongan tahu goreng.
Ingin mencicipi Laksa Singapura tapi belum bisa hadir di Food Festivalnya sekarang? Ada yang bilang, di Jl. Muara Karang Raya Cengkareng Jakarta, ada laksa yang rasanya mirip dengan laksa di Singapura.
Penasaran? Segeralah meluncur ke ‘TKP’ =)
Referensi: Laksa, vibizlife, nico
Baking Some Results...