Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location
Baking Some Results...
Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Kita tahu bahwa sayuran yang satu ini memiliki rasa yang pahit bila dikunyah. Terkadang, kita juag tidak suka mengkonsumsi masakan dengan bahan yang satu ini. Eits, tunggu dulu! Jika Anda membaca artikel ini, Anda akan memiliki pemikiran yang sama. Pare itu manis. Hal apa saja yang membuatnya menjadi manis bagi tubuh kita?
Baru - baru ini ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Memorial Sloan-Kettering Cancer Center mengenai pare. Sayuran yang terkenal dengan rasa pahitnya ini ternyata memiliki zat - zat yang disinyalir dapat mencegah atau menyembuhkan kanker. Tidak hanya kanker, pare juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi dan masalah pencernaan. Pare juga berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah.
Penelitian lain dari The National Bitter Melon Council mengungkapkan bahwa pare mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium dan zat besi dalam jumlah yang banyak. Pare juga memiliki kadar protein yang lebih banyak daripada sayuran lain, seperti bayam dan wortel
.
Tiga setengah gram pare terdapat 6 gram protein. Pare juga rendah lemak dan kalori.
Polifenol dan flavonoid juga banyak terkandung di dalam pare. Kedua zat tersebut adalah zat antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Jika tingkat oksidasi dalam tubuh meningkat dan tidak ada yang menangkal hal tersebut, kerusakan DNA dan resiko kanker meningkat. Oleh karena itu, kita perlu mengkonsumsi banyak zat antioksidan melalui berbagai jenis makanan. Salah satunya adalah pada pare. Namun, Anda juga jangan mengkonsumsi pare dalam jumlah yang terlalu banyak. Bisa - bisa, tekanan darah Anda turun drastis karena pare.
Jadi, bagaimana pandangan Anda terhadap pare? Sepahit apapun, pare bermanfaat manis bagi tubuh kita.
Sumber: Kompas Female
Baking Some Results...