Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location
Baking Some Results...
Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jika kita salah cara memasak beberapa bahan berikut, khasiatnya akan berubah. Alih – alih mendapatkan makanan sehat, yang ada malah memberikan tambahan kalori pada tubuh Anda. Coba periksa cara mengolah Anda dengan artikel berikut.
1. Menambahkan Saus Barbeque Terlalu Banyak
Jika Anda sedang menghindari lemak ketika menikmati barbeque dengan menyisihkan kulit dan lemak, hal itu memang benar. Tapi, jika Anda mengganti kenikmatan dan kegurihannya dengan menambahkan saus barbeque terlalu banyak, Anda justru tidak mengurangi kalori. Mengapa? ¼ cangkir saus Barbeque setara dengan 94 kalori.
2. Menggoreng Umbi – Umbian

Ubi Jalar memang mengandung banyak nutrisi bagi tubuh, seperti vitamin C, beta karoten, asam folat, kalium dan serat. Namun dengan menggorengnya, zat – zat tersebut akan tergantikan dengan kandungan kalori dan lemak yang tinggi. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar mengganti cara memasaknya, dari menggoreng menjadi memanggangnya.
3. Salah Memilih Topping

Salad sayuran akan menjadi lebih nikmat jika ditambahkan topping. Eits, tunggu dulu! Jika Anda menambahkan keju atau kacang - kacangan pada salad Anda, justru malah akan meningkatkan kalori yang Anda konsumsi. Keju mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi, begitu pula dengan kenari. Para peneliti menyarankan untuk menambahkan potongan buah – buahan segar atau daging ayam rebus yang lebih kaya nutrisi.
4. Terlalu Banyak Pemanis

Kopi dan teh memang terbukti menyehatkan tubuh. Namun, jika Anda salah menambahkan bahan tambahan, khasiat itu akan berubah. Journal of Agricultural and Food Chemistry menyebutkan bahwa sirup, madu, krim kocok dan susu murni yang ditambahkan pada kopi atau teh malah akan menambahkan kalori. Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk menggunakan susu rendah lemak sebagai bahan tambahan pada minuman favorit Anda.
5. Sayur dan Buah yang Dijadikan Jus

Penelitian yang ditulis dalam jurnal Apetite menunjukkan bahwa sayur atau buah yang dijadikan jus malah mengurangi nutrisi di dalamnya. Salah satunya adalah serat. Dengan menjadikannya jus, sayur dan buah kehilangan seratnya yang digantikan dengan air sarinya. Di samping itu, vitamin – vitamin yang terkandung di dalamnya juga akan lenyap dan tidak memberikan efek bagi tubuh Anda. Konsumsi sayur dan buah sebaiknya dilakukan dengan bentuk yang masih utuh.
Sumber: Kompas Female, Media Indonesia
Baking Some Results...