Set your (destination) location, for better site experience. Use My Current Location
Baking Some Results...
Goorme is a smart online application for food lovers, which is able to recommend you new food to try that matches your Taste Profile.

Meski di tengah era globalisasi ini telah muncul banyak varian makanan-makanan modern yang menarik tetapi tidak mampu mengurangi rasa kerinduan masyarakat kota Surabaya untuk menikmati makanan tradisional yang ada utamanya adalah semanggi. Hampir di setiap event kuliner yang diselenggarakan di Surabaya, semanggi dan makanan tradisional Surabaya merupakan menu wajib untuk ditampilkan dan dihidangkan kepada masyarakat kota.
Makanan ini memang layak menempati urutan pertama. Pasalnya, makanan ini hanya bisa dijumpai di Surabaya. Tidak seperti rujak cingur, lontong balap, apalagi rawon, yang masih bisa ditemui di kota-kota lain. Semanggi hanya ada di Surabaya.
Jenis makanan pedas manis ini menjadi cicipan para pengunjung dari kota berbagai kota yang mampir ke kota pahlawan ini. Dilihat dari isinya, semanggi tergolong makanan yang sangat sederhana. Bentuknya mirip pecel yang biasa kita makan. Itu sebabnya makanan kadang disebut sebagai pecel semanggi.
Nama makanan ini berasal dari komponen utamanya, yaitu daun semanggi. Semanggi merupakan tanaman paku-pakuan yang biasa tumbuh liar di sawah. Tanamannya kecil-kecil, tingginya hanya beberapa sentimeter. Daunnya berwarna hijau, berhelai empat. Yang dipercaya oleh penduduk asli Australia (aborigin) kandungan daun semanggi bisa mencegah berpotensi mencegah osteoporosis.
Seperti sayuran yang biasa dipecel, semanggi juga direbus dulu sebelum disajikan. Rasanya tawar, mudah dikunyah. Rebusan daun semanggi ini kemudian ditambah kecambah, lalu disiram sambal pecel semanggi. Sambal pecel ini berbeda dari sambal pecel yang kita kenal.
Bahan utamanya rebusan ketela rambat yang dilumat dengan kacang tanah, gula merah, dan petis. Sambal cabai dibuat secara terpisah. Keduanya baru dicampur pada saat hendak dihidangkan. Karena bahan utamanya ketela rambat, rasa sambal pecel ini pun didominasi manis ketela.
Setelah daun semanggi dan kecambah disiram dengan sambal pecel semanggi, makanan ini siap dihidangkan. Makanan ini selalu dihidangkan dengan cara tradisional di atas pincuk daun pisang.Tanpa sendok, tanpa garpu, tanpa nasi, tanpa lontong. Terus, cara makannya bagaimana? Ini yang unik. Semanggi dimakan dengan cara disendok menggunakan kerupuk puli (terbuat dari beras). Jadi, kalau kerupuk puli sudah habis duluan sementara semanggi masih tersisa di atas pincuk, kita harus minta kerupuk lagi kepada penjualnya.
Kadang, sebagai sendoknya bukan kerupuk puli tapi suru. Suru adalah daun pisang yang dilipat dan berfungsi sebagai sendok tradisional.Gabungan antara manis sambal ketela dan daun semanggi yang tawar membuat makanan ini cocok dinikmati sebagai santapan rekreasi pengganjal perut.
Jika Anda datang ke Surabaya sebagai wisatawan, Anda mungkin akan kesulitan menjumpai penjual semanggi keliling. Kecuali Anda mau menunggu kedatangan ibu-ibu penjual semanggi, sekitar pukul 07.30 pagi di dekat Pasar Kupang, di pemberhentian angkot yang membawa mereka dari Benowo. Kalau tidak mau repot menunggu mereka, Anda bisa mengunjungi di tempat atau warung di Surabaya.
Seperti di Pujasera Kartika di Jalan Diponegoro. Di pusat jajan ini, semanggi selalu tersedia setiap hari. Harganya Rp.8.500. Bukan hanya semanggi, sebagian besar makanan tradisional jawa Timur tersedia di sini. Jadi, Anda tak perlu menunggu ibu-ibu dari Benowo menggendong bakul sambil menjajakan dagangannya.
Nyummy.... Semanggi itu salah satu makanan favoritku.. rasanya enak...
@MOTTZ oh gitu ya...next time aku coba tips mu deh (mudah2an telaten=p )
@risa: depot bu kris (penyet2an), bisa minta sambel extra pedasss
hahahah iyya bner harus yang pedes,,,eh btw makanan puedes di sby dimana yak???yg sensasi pedesnya mantabh??
Baking Some Results...